Archive for Februari, 2008

Tanya Jawab 76

Dari : Putu Dewi
Pertanyaan :

Agama saya hindu. tapi saya tidak tahu tiba2 ada seorang pengemis memohon kpd
saya untuk membeli patung Dewi Kwan im. sy beli harganyanya hanya segelas teh
saja. yang sy bingung ketika sy bawakan keluar segelas teh. ibu itu sudah
pergi.saya panggil tp tidak mau menoleh. saya tanyakan ke beberapa teman dan
orang pintar. katanya sy harus memuja beliau. krn sy dpt berkah.krn bingung sy
ke Vihara Dwipayana. jawabannya sama. sypun mengikuti petunjuk tsb. yang sy
bingung apa saja yang hrs saya persembahkan kpd beliau ? trimaskasih (lebih…)

Februari 26, 2008 at 10:47 am Tinggalkan komentar

Tanya Jawab 75

Dari : Agung

Pertanyaan :                                                                                                                          Sebuah kehidupan bermula disaat sperma lelaki dan sel telur wanita menyatu dan
bertumbuh, namun banyak yang tidak memahami bahwa tindakan aborsi /menggugurkan kandungan berarti membunuh janin yang sudah terbentuk yang memiliki jiwa manusia. Pertanyaan saya, a) adakah tempat penampungan bagi anak-anak yang diaborsi itu?
Pertanyaan saya lagi b) Apakah mereka akan langsung dititiskan kembali ke
bumi?

(lebih…)

Februari 12, 2008 at 10:03 am 2 komentar

Tanya Jawab 74

Dari : Agung

Pertanyaan :                                                                                                                                         Beberapa hari yang lalu saya mengunjungi seorang bapak yang sudah berusia 60
tahun keatas, dan berada didalam keadaan koma di ICU. Dokter dan para ahli
neurologist mengatakan bahwa pembuluh darah di otaknya pecah, disebabkan oleh
beberapa faktor, yaitu kurangnya melatih peredaran darah dengan cara berolah
raga tipe aerobic (seperti running, swimming, badminton, ataupun memutarbalikan kepala kearah lantai, agar pembuluh darah disekitar syaraf kepala mendapat kestabilan dalam elastisitasnya dgn memacu peredaran darahnya secara stabil diseluruh tubuh), serta kurangnya menjaga makanan yang mengandung minyak yg bersifat jenuh. Tiga hari bapak tsb memakai artificial breathing, catheter dll, namun atas keputusan rumah sakit tsb, dan setelah ditinjau secara medis, segala alat tsb harus dicabut dg alasan bahwa masih byk pasien lainnya yg membutuhkan ruangan tsb karena kekurangan alat-2 medis. Sewaktu saya memegang kepala bapak tsb, tekanan darah systolic dan diastolicnya
melonjak dari 100/60 menjadi 150/98. Dari ini saya menyadari bahwa jiwanya
mengerti dan orgnya tergolong masih hidup. Pertanyaan saya, atas keputusan hospital, apakah dokter yg mencabut alat pernafasan itu berarti membunuh?? Terkena karma buruk tidakkah sang dokter tsb? (lebih…)

Februari 12, 2008 at 9:54 am 3 komentar

Tanya Jawab 73

Dari : Agung

Pertanyaan :
Bermula dari hati yang berprikemanusiaan, seseorang dapat terdorong untuk
berbuat amal/kebaikan bagi mereka yang berada disekelilingnya, meskipun dari suatu hal perbuatan yang kecil, seperti memberikan minum bagi para tamu yang merasa haus yang bersinggah di rumah kita, menunjukan alamat tujuan bagi yang tersesat dijalan raya, sampai kepada menolong pasien-pasien yang sakit didalam bidang kedokteran, dan meluruskan pandangan bagi para taoyu yang menyimpang dari hukum dan ketetapan dari yang Maha Kuasa/TAO/Tuhan. Segala macam bentuk kungtek, dari yang terkecil sampai terbesar, dewa/i yang menilainya dan segalanya dipertimbangkan juga dengan kelakuan-kelakuan penyimpangan yang kita lakukan didalam kehidupan sehari-hari kita.  Pertanyaan saya adalah, banyak taoyu yang sadar ingin berbuat kungtek dengan menyumbangkan opini, meluruskan pandangan yang berguna bagi sesamanya, berbagi komentar melalui internet, namun dalam saat yang bersamaan pula ada yang iseng-iseng juga membuka internet porno setelah berdiskusi Tao, mengamatinya dan mengumbar hawa nafsunya, lantas apakah dalam hal ini sebuah nilai positif yang seseorang telah dapatkan dari dewa/i akan menjadi percuma saja?? Bagaimana halnya dengan merokok?  (Ada seorang sesiung yang menjelaskan bahwa, didalam suatu penglihatan, ada dewa yang menunjukan “moments”/kejadian selama hidupnya dari awal sampai kepada keadaanya pada saat itu, pokoknya seperti layar film katanya, segala perbuatan
kungtek dan perbuatan salahnya dipertimbangkan sampai sedemikian terperinci, sehingga dari situ katanya beliau menyadari, bahwa membuang kunyahan permen karet atau puntungan rokok dari gedung bertingkat pun dapat mengakibatkan musibah besar bagi dirinya dan orang lain dibawah gedung itu. Dan katanya kita harus bertindak hati-hati dan selalu melihat segala sesuatunya secara cermat.) (lebih…)

Februari 4, 2008 at 2:44 am 3 komentar

Tanya Jawab 72

Dari : SANFAK

Pertanyaan :
Mau tanya, teori dan praktek, mana yang lebih penting ? (lebih…)

Februari 3, 2008 at 8:40 am Tinggalkan komentar

Tanya Jawab 71

Dari : Agung

Pertanyaan :
Dikatakan bahwa Dewa/i mencatat perbuatan dan tingkah laku kita dan setiap orang yang sudah di taoying mendapatkan dewa pendamping (Fufaksen). Pertanyaan saya adalah, didunia ini ada berbagai macam aliran agama, ada pengikut-pengikutnya juga, namun ada juga orang-orang yang masih belum memiliki agama apapun juga, lantas apakah ada dewa/i atau Tuhan yang mencatat setiap perbuatan mereka yang tidak beragama itu? (Saya pernah dengar seorang sesiung yang mengatakan bahwa setiap manusia itu tidak luput dari hukum dan ketetapan TAO atau Tuhan.)  Trims. (lebih…)

Februari 3, 2008 at 8:35 am Tinggalkan komentar

Tanya Jawab 70

Dari : Agung

Pertanyaan :
Beberapa tahun yang lalu, saya pernah bertanya dengan seorang sesiung mengenai keadaan saya sendiri, yaitu perasaan yang timbul dalam diri saya ketika mencoba membiasakan diri untuk merokok. Saat sesiung tersebut ingin menawarkan sebatang rokok, saya menceritakan pengalaman dimana disaat saya sedang menikmati sebatang
rokok dimasa lalu, dimana secara tiba-tiba ada sesuatu yang timbul yang mencekam hati, yang membuat perasaan tidak tenang, sehingga akhirnya saya padamkan rokok itu dan membuangnya. Namun komentar yang saya dapat adalah, bahwa kita yang sedang siutao ini, tidak boleh sedikit-sedikit mengeluh akan perasaan yang timbul dari dalam hati, dan harus menyadari bahwa kita mempunyai cen yen
penangkal ataupun cen yen lainnya yang bisa digunakan, dan harus mempunyai kemantapan hati agar tidak terombang-ambing dengan perasaan hati yang timbul, bahwa segala sesuatunya bisa dicapai dengan kemauan yang keras, dan harus bisa mengetahui bahwa sebatang rokok adalah hanya sebatang rokok, hanya kepulan asap belaka, tidak lebih dan tidak kurang, dan tidak ada pengaruhnya dengan siutao ini. Pertanyaan saya, apakah memang ada tipe orang yang sensitif, sehingga
gampang terkena pengaruh-pengaruh perasaan hati yang timbul, ataukah sebaliknya, memang ada banyak orang yang tidak memperhatikan suara hati yang timbul, sehingga terbiasa dengan merokok?? trims

(lebih…)

Februari 1, 2008 at 10:42 am Tinggalkan komentar

Pos-pos Lebih Lama


Kalendar

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Komentar Terbaru

sunar di Kata-kata bijak 4
HERI D. PUTRA di Kata-kata bijak 4
HERI D. PUTRA di Kata-kata bijak 4
herman nuriady di Legenda 8 dewa
anugrah di Kata-kata bijak 4
Chang di BAO SHENG DA DI
aseng klenteng di Tanya Jawab 61
Ozzy Hirata di Kata-kata bijak 3
haerul di BAO SHENG DA DI
khoirul Anam di Kata-kata bijak 4

RSS SiuTao Community

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Gambar







Stats

  • 96,997 hits